Saat Q berfikir tentang keyakinan. Aku teringat ‘petuah’ penyiar radio yang mengatakan bahwa kita hidup karena ada keyakinan. Keyakinan adalah milik kita pribadi. Ketika seseorang tidak berdaya untuk memepertahankan keyakinannya…. saat itulah dia sejatinya berubah status menjadi seorang manusia tertindas.
AKu bayangkan, dulu sempat aku selalu takut untuk menentukan bentuk keyakinan keyakinan dalam hidupku. Saat dimana kondisi diri macet. Gak ngerti apa yang menyebabkannya waktu itu.. yang jelas tiba tiba ku ngabur bimbingan sekripsi pada posisi tinggal finishing touch…. banyak orang yang mengatakan bahwa aku ‘bodoh’.. ‘ gila’.. ‘gak jelas’….. Yang jelas aku sendiri tidak tahu apa yang terjadi kecuali satu..: Aku gak punya cita cita lagi untuk masa depanku.
Susah payah aku coba membangun kembali diriku. Coba untuk bangkit… dan lagi lagi terpuruk lagi. Aku seperti kapas yang kabur ke kanan dan kekiri. Aku seperti sosok manusia yang setiap hari cuma memiliki target ‘membunuh waktu’. Seperti orang yang hanya menunggu mati walaupun secara jujur takut mati. Mayat hidup yang takut mati….Gak Jelas…!
Setiap hari aku tersiksa karena teringat omongan omongan idealisku yang dulu . Kemakan omongan sendiri… setiap hari…Aku yang dulu mengejek orang yang mengalami bad mood,..akhirnya mengalami hingga sekronis itu.
Namun inilah resiko orang dewasa…. setiap masalah selalu harus dihadapi sendiri. Tidak boleh kita menyalahkan siapapun. Kata seorang temen yang seneng 7 habits nya Covey, kita mesti pro aktif. Aku pengen waktu itu ada sosok yang mendekatiku dan membimbingku.
gak ngerti persisnya kapan sedikit demi sedikit aku berani bercita cita lagi. Aku berani membangun keyakinanku tentang hidupku. Aku sedikit sedikit membangun kepercayaan diri yang hancur lebur karena ‘penyakit misterius’ yang kualami. Aku perlahan bunuh penyakit inferior complex yang melandaku ketika melihat kenyataan bahwa aku sudah ditinggal teman temanku dan mereka sudah ‘berhasil’ mengatasi sekripsi dan bekerja. Dalam hatiku aku berjanji.. aku harus melakukan percepatan…..Meningkatkan Speed dan Memanfaatkan Jalur Alternatif… bahkan jalur Luar Biasa…!
Alhamdulillah… dengan keyakinan bahwa tidak ada yang tidak mungkin kecuali aku sendiri yang menciptakan ketidak mungkinan itu aku bisa sedikit demi sedikit kembali. AKu ingat..ternyata aku pernah mengalami yang seperti ini sebelumnya..walaupun tidak separah ini.
He..he… ternyata masalah terbesar dalam hidup kita adalah ketakutan yang kita bangun sendiri dalam bayangan bayangan kita sendiri. Masalah mestinya kita anggap sederhana…. yang membuat tidak sederhana ternyata bayangan kita sendiri. Dan yang paling parah kalau kita sudah benar benar tidak memiliki keyakinan akan kelanjutan kehidupan kita. Kita gamang menjalani kelanjutan kehidupan kita dengan terus terusan mencari kambing hitam keterpurukan kita. Jangan sampai kita tidak yakin dengan ketercapaian cita cita kita.
Setiap manusia harus menangung sendiri resiko pilihan pilihannya. Gak ada pembenaran kita tebengkan resiko pilihan kita kepada siapapun termasuk Tuhan. Sosok manusia yang memilih ‘mencari aman’ ini sejatinya adalah sosok manusia yang berada dalam kebingungan yang sangat akut. Dia tidak punya cita cita lagi dan tidak terima kalau disalahkan.
Sosok manusia yang tidak punya cita cita lagi berarti dia tidak memiliki keyakinan akan pilihan jalan hidupnya. Setiap orang yang tidak memiliki keyakinan akan pilihan jalan hidupnya berarti dia hanya seosok mayat hidup yang sebenernya takut mati. Dia melalui hari harinya hanya untuk membunuh waktu. Sia sia…..!


